Artisnews, Jakarta. Tradisi Potong Jari yang dilakukan oleh Yakuza, kelompok orangasasi garis keras terkenal di Jepang jika mereka telah melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh organisasi atau gagal dalam menjalankan misi mereka. Sebagai ungkapan penyesalannya, mereka wajib memotong salah satu jari mereka. Berbeda bagi masyarakat Pengunungan Tengah Papua, Potong Jari dilakukan apabila anggota keluarga terdekat seperti suami, istri, ayah, ibu, anak, kakak, atau adik meninggal dunia. Pemotongan jari ini melambangkan kepedihan dan sakitnya bila kehilangan anggota keluarga yang dicintai. Ungkapan yang begitu mendalam, bahkan harus kehilangan anggota tubuh. Bagi masyarakat Pegunungan Tengah, keluarga memiliki peranan yang sangat penting. Bagi masyarakat Baliem, Jayawijaya kebersamaan dalam sebuah keluarga memiliki nilai-nilai tersendiri.(12/4/19)

AYOO!... Jalan-jalan ke Pulau Komodo!...

Selama ini pemotongan jari itu umumnya dilakukan oleh kaum ibu. Tidak menutup kemungkinan pemotongan jari dilakukan oleh anggota keluarga dari pihak orang tua laki-laki atau pun perempuan. Masyarakat menganggap Potong Jari sebagai upaya untuk mencegah terulang kembali malapetaka yang telah merenggut nyawa seseorang di dalam keluarga yang berduka. Pemotongan jari dilakukan dengan berbagai cara, ada yang memotong jari dengan menggunakan alat tajam seperti pisau, parang, atau kapak. Cara lain adalah dengan mengikat jari dengan seutas tali beberapa waktu lamanya sehingga jaringan yang terikat menjadi mati kemudian dipotong.

“POTONG JARI. Warga Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya, Papua percaya potong jari adalah salah satu cara untuk melupakan kesedihan kematian keluarganya. Potong jari dilakukan tanpa bantuan siapapun dan beresiko fatal. Namun, praktik ini sudah berhenti sejak tahun 2000 ketika pemerintah dan pemuka gereja melarang praktik potong jari.” tulis @meraba_indonesia

Namun kini budaya Potong Jari sudah ditinggalkan, hampir tidak lagi ditemui orang yang melakukannya beberapa dekade belakangan ini. Hal ini disebabkan oleh karena pengaruh agama dan peradaban baru yang telah masuk hingga ke pelosok daerah di Papua. Yang dapat kita jumpai saat ini adalah mereka yang pernah melakukannya tempo dulu. (Ferry)

AYOO!... Jalan-jalan ke Pulau Komodo!...

Subscribe

Tentang Kami

ArtisNews.Com adalah portal berita seputar Artis dan Selebritis Indonesia. Kami mengutamakan keakuratan data dan fakta berita. Kami berdedikasi memberikan yang terbaik tentang kekayaan seni dan potensi Indonesia, serta menjunjung tinggi profesionalitas.

Kontak Info

ArtisNews adalah mitra yang tepat untuk bertumbuh dan berkembang bersama. Hubungi kami untuk menjadi besar dan populer bersama www.artisnews.com

  • Address : Business Center Thamrin City Lt.7, Unit 728, Jln. Kebon Kacang Raya, KB Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

  • Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

  • Phone : +6281291111137 , +62811922368

Sosial Media